Kamis, 18 November 2010

10 Best Romantic Movies I Have Ever Watched!

Okayy.. Here you are.. Top 10 Romantic  movies I have ever watched! Hohoho..


10. Shall We Dance (2004)
               Huaaa.. I love to see Richard Gere dancing, hahaha.. He’s sooo charming.. huhu.. Walaupun sebenernya menurut gw  J-lo dan Richard Gere agak gak cocok.. (gapapalah ya.. sok tau dkit, blog gw ini... hehehe..)  tapi  film ini gw tonton berkali-kali dan ga bosen-bosen rasanya. So romantic. Adegan favorite gw pas Richard Gere muncul di eskalator buat nemuin istrinya sambil bawa bunga mawar.. bikin ngiri aja tuh adegan, dan adegan dansa Richard Gere sama J-Lo bikin gw pengen belajar tango >.<



9. The Holiday (2006)
              Kita bisa lihat macem-macem kisah cinta disini, Jude Law, Cameron Diaz, Kate Winslet, Jack Black, who can resist their charm?? Ms. Diaz n Kate Winslet bikin scene-scene terlihat lebih indah, hohoho.. apalagi Jude Law, hmm.. he’s cute.. =) ceritanya, aktingnya seger (kya buah aja seger?) tapi gw ikut senyum-senyum sendiri liat film ini.. one of the best recommended movies.. =)

8. The Duchess (2008)

          Beuhh.. ni film.. beautiful, sad, and heavy (heavy?) haha.. agak lambat alurnya di awal, tapi Ms. Knightly bakal bikin kita susah ngedip saking cantiknya, hehe.. (walaupun kadang dandannya agak menor menurut gw.. ). Film tentang ke’semena-mena’an laki-laki jaman dulu. Huh! Gw sempat benci bgt sama Ralph Fienn 
 Adegan paling sedih saat dia harus ngelepas anak nya ke keluarga jude Law.. hiks.. I can’t hold my tears...  Georgianna: “setiap usaha juga ada batasnya” Bess: “tidak ada batas jika itu menyangkut anak kita”

7. Le Divorce (2003)

For all the girls.. You all have to watch this! Jadi cewe musti kuat! Hmm...  berlatar belakang Suasana Paris, with their beautiful and grace women. Cerita ini tentang dua cewe Amerika yang sama-sama punya hubungan sama lelaki Perancis yang terkenal romantis. film ini oke banget buat jadi motivator. Don’t judge the book by its cover.. ternyata berlaku juga buat memilih pasangan. Hehehe...

6. 50 First Date (2004)
Film ini romantiiis abis!!!! gw jadi kepikir betapa besarnya cinta Henry buat Lucy.. he loves that woman just the way she is.. huhu... 




5. A Walk To Remember (2002)
Siapa si yang ga tau film satu ini? this film is everything, romance, sorrow, happiness, and love of course. Only Hope jadi terdengar begitu indah setelah kita nonton filmnya, hehe.. walaupun kadang gw ngrasa Mandy Moore punya akting yang agak lebay, tapi she's just look sooo cute... "Maybe God has a bigger plan for me than I had for myself. Like this journey never ends. Like you were sent to me because I'm sick. To help me through all this. You're my angel"





4. Armageddon (1998)
Bener-bener ga bisa meninggalkan film ini bahkan untuk ke kamar mandi. Hahaha... This film is romantic.. dari sisi keluarga dan kekasih (ga punya kata lain buat mendeskripsikannya, hehe.. ) Best movie, best acting, best screen play, best artist.. ah! everything..  
"Nothings on earth can prepare you" 



3. Pretty Woman (1990)
 A very nice romantic film.. film ini punya ide cerita yang bagus banget. liat pemerannya aja udah deg-deg an.. apalagi liat filmnya, hehehe... two thumbs up!





2. Shakespeare In Love (1998)
Ah I looooooove this movie... baguuuuuuuuuus banget. "My lord" "My lady" huaaa.. entah kenapa suka banget sama panggilan kaya gtu.. indah gmanaaa gtu.. hehe... Film ini ppunya banyak quote lucu, bagus, plus romantis. Dengan latar belakang London abad ke 16, bikin film ini (beserta gaun-gaunnya) tambah romantissss....

1. Gone With the Wind (1939)


Breathtaking spectacle, inspired acting by the greatest cast ever assembled! The screen's most exciting love story! The most-talked about picture ever made! Fil ini tiada duanyaaaa.. keren banget.. Manipulatif woman, Cool Charming man.. beuhhhh.. 

Sebenernya pengen masukin beberapa film lagi. Tapi entahlah.. beberapa film yang menurut orang lain bagus keliatan biasa aja di gw... BEUHH.. (Gw nya aja kaga ngerti film) hahaha.. but at least, ini film2 yang bner-bener bikin jantung gw berhenti berdetak menadadak (halah) 
Klo ada yang belum ditonton, mending buruan ditonton deh.. ntar kehabisan diskon (Lu kira lag sale??)
lama-lama panas mata gw kebanyakan nonton... ckckck..

Selasa, 16 November 2010

Adam Lambert - If I Had You

G.I.R.L.S

... Girls are like apples.. The best ones are at the top of the trees. The boys don't want to reach the good ones because they are afraid of falling and getting hurt. Instead,they just get the rotten apples that are on the ground that aren't as good,but easy.so the apples at the top think there is something wrong with them, when, in reality, they are amazing. They just have to wait for the right boy to come along,the one who's brave enough to climb all the way to the top of the tree..

you go girls.. ^^v

Senin, 15 November 2010

I'm Not That Cinderella..


The best story i've ever heard is cinderella... I love every scene of it,the shoes...the dance... the kingdom..and the prince of course (hehehe..)
but after all... 
I'm not that Cinderella 
I’m not right all the time, 
And I’m not gonna sit in a cold, dusty old chair..
Just Waiting and waiting for that someone to come and find me.
And then one day I realized..
And fairytale... hahaha... any exist in this whole real real world?? 

now i'm smiling in front of this computer and think... hmm... just look at the real fact..

I know that one day will be the day I'll find someone who loves me, 
who needs me, 
Who wants me for my heart and soul, 
and not just a pretty face, 
and he’s isn’t scared to show that he loves me.
A one who will see
that I’m pleased who I am, 
I’m not that Cinderella.

I can chase my own enemy..
look through it on my window.. pass the door and chase them,
I can get my own dream.. get it,run for it and reach it...
and no one will stop me.. 
I've got everything enough... with Allah beside me...

I don't wanna be like anyone else, 
I wanna be me,
Not like the pretty girls you see in the story books, 
JUST ME
J
I'm not that Cinderella. 

Go Home..


Have you ever heard these quotes?
'becareful what you wish for.. Cz you just might get it all, then some you don't want' atau dari lagu Mr.Buble 'I'm lucky I Know.. But I wanna go home'

haha.. Skarang saya tau benar apa maksud bait-bait itu,
I wanna go home.. Yes, I know I'm lucky.. Its all my wish to be here.. Go to college, study in a perfect university (at least thats my mom's said, hehe..) but for now, right in this time, I wanna go home.. Even for just a day.. T_T 
bukan tidak bersyukur, bukan.. Hanya merasa lelah.. Jenuh.. 


Now listen, 
Home, is where the love grows..
Home is where you live in peace.. A place where you can smell the rain and hide from the thunder..
Home is where you feel that you are belonged.. The place where the sun shines and the bird sings..

Can you feel it when they say 'home'? It reveals emotion that makes you cry.. 
You can't stand the feeling of 'missing'..
And you started to imagine how you met your parent.. Your brother and sister,
there will be no worries.. Cz you believe that they will keep you safe..

Home is the memory that always follows,

The place where you'll always be heard..
And home.. Will be the place that your heart will stay.. 

Skarang saya tau, 'Pulang' itu bukan skedar 'gw balik yak', 'cabs yuk', 'cabcus..' ato apalah yg tmen2 saya suka blg (^_^)?
Tp dlm pkiran saya Pulang adalah kta yg merujuk kpada tempat yg tenang, damai dan menyenangkan, is that correct? Hehe..


for everyone who feel far from home..

Masyarakat vs Pemerintah

         Hmmm.. beberapa temen gw nanya tema apa yang gw pilih buat Studi Pustaka gw semester ini? dalam pikiran gw, Indonesia negara yang kaya.. at leats semua juga tau betapa indahnya Negara ini, Sungai, Laut,  Gunung, Hutan.. semuanya punya potensi jadi objek wisata.. salah satu kesalahan yang mungkin belum  disadari banyak pihak adalah keterlibatan masyarakat sekitar dalam pemeliharaan dan kelestariannya . Turun Lapang lalu selain gw menikmati suasana sejuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango- Bogor, kita dsana sempat bertanya ke beberapa masyarakat mengenai bagaimana keadaan ekonomi atau mungkin sosial mereka setelah daerah tersebut dijadikan Taman Nasional, dan.. as we surprised, mereka bilang bahwa mereka punya banyak maslah dengan hal itu, setelah di jadikan Tman Nasional, mereka jadi ga bs bebas buat ngambil kayu, bahkan masuk ke area yang awalnya mereka bisa masuk..
         Padahal dimata gw sebelumnya.. konservasi adalah jawaban dari semuuuuua kerusakan alam yang terjadi di Indonesia, ga terpikir dalam benak gw sebelumnya klo masyarakat sekitar ternyata banyak yang mempermasalahkan hal ini (gw harus menghentikan kepolosan gw mulai sekarang, hehe.. ) Mereka cerita tentang maslah mereka dengan perbatasan yang sampai harus berhubungan dengan polisi hutan dengan senjata mereka.. astaga.. bneran deh muka gw berubah serius setelah denger cerita ini (bearti dari awalnya gw ga serius donk? loh? hahaha…)
         hmm.. gw jadi berpikir mau ga mau.. masyarakat adalah orang-orang yang sudah lama menempati daerah tersebut, mau ga mau juga mereka yang udah ada sebelum penetapan daerah itu jadi daerah taman nasional. pasti mereka bingung, riweuh, ko ujug2 lapak gw diambil?? gtu kali ya.. apalagi diambil sama pemerintah yang mereka pkir bakal ada di belakang dan ngebela mereka.. (ah Indonesia…huufh..jgn telalu banyak berharap untuk masalah satu ini buu.. pak…)
       thats why.. harus ada sebuah sinergi antara massyarakat sekitar dan pemerintah.. harus ada semacam simbiosis mutualisme gtu.. hmmm..  selnjutnya gw bkal bahas masalah ini di post gw selanjutnya,

Cendana dan Istana a la Desa

           Romantisme desa, sebuah kehidupan masyarakat desa yang terkenal akan kerukunan dan kebersamaannya dengan lingkungan yang bergitu asri. Fenomena ini begitu dirindukan banyak orang. Rindu? Berarti dapat dikatakan romantisme itu telah pudar atau bahkan hilang sehingga kita rindu merasakannya kembali. Entah bagaimana hal tersebut bisa terjadi namun itulah kenyataan yang samar  terlihat di desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Desa yang dulu pernah mendapat predikat desa percontohan di tahun 1980-an kini tidak lagi ada gaungnya. Dalam waktu hampir 2 bulan dalam Kuliah Kerja Profesi Fakultas Ekologi Manusia (KKP FEMA) 2010, menilik beberapa poin penting terkait hal di atas, yaitu salah satunya adalah para aktor yang berselisih jalan dan pendapat.  Padahal  perbedaan diantara anggota masyarakat desa hendaknya tidak menjadi penghalang bagi kemajuan desa, tapi nyatanya ego-lah yang berbicara. Pembicaraan mengenai sesama masyarakat terdengar hampir setiap hari, mulai dari percakapan mengenai teman sekelas di kalangan anak-anak, gosip diantara ibu-ibu, sampai kinerja kepala desa di kalangan bapak-bapak. Terlihat wajar mungkin, namun menjadi tidak wajar jika sudah sampai saling menjatuhkan. Hadirnya kelembagaan di kalangan masyarakat desa ternyata juga memunculkan jurang heterogenitas yang membentuk fenomena ketimpangan antara masyarakat yang memiliki akses lebih dan kelompok masyarakat lain yang memegang kekuasaan. Beberapa pembicaraan dengan perangkat desa saat KKP lalu memunculkan sebuah kekhawatiran mengenai bagaimana keadaan desa mendatang jika ketimpangan antara masyarakat terjadi seperti ini.
Desa Cilember merupakan desa yang cukup luas, terdiri dari 3 RW. Di Rw 1 tepatnya RT 05, terdapat fenomena yang cukup unik terkait dengan aktor atau biasa kita sebut dengan elit desa yaitu dimana elit desa bukan saling bekerjasama dalam mencapai tujuan melainkan berusaha untuk menunjukkan eksistensinya di depan elit lain yang berdampak pada terbentuknya dua kubu didaerah tersebut.
                Terdapat beberapa aktor atau elit di RT 05/RW 01 Desa Cilember diantaranya adalah perangkat desa dan tokoh desa. Perangkat desa merupakan masyarakat yang tergabung dalam organisasi-organisasi atau kumpulan yang dibentuk oleh pemerintah/desa. Diantaranya adalah pengurus PNPM, bagian dari badan musyawarah desa dan sebagainya. Mereka mempunyai pengaruh didesa, khusunya di RT dikarenakan merekalah pemangku kepentingan dari pemerintah, mereka merupakan salah satu pintu dana maupun program-program dari pemerintah. Hal ini menarik ketika ternyata hampir semua dari perangkat desa ini merupakan satu keluarga besar, yang tidak lain merupakan ibu, anak, saudara, atau ipar. Masing-masing mempunyai ikatan kekerabatan yang dekat. Rumah merekapun tidak menyebar, melainkan saling berdekatan bahkan bersebelahan. Tipe maupun fasilitas yang dimilikipun hampir sama. Jika dibandingkan dengan rumah lain, mereka memiliki fasilitas dan tingkat ekonomi yang cukup baik dibandingkan sekitarnya.
                Elit lainnya adalah tokoh-tokoh desa. Masyarakat yang disebut dengan tokoh desa adalah masyarakat yang mempunyai pengaruh terhadap masyarakat desa, baik karena cukup lama tinggal di daerah tersebut, keturunan tokoh penting sebelumnya, maupun karena mengikuti kegiatan program-program yang ada namun diluar program desa. Merujuk hal ini, tokoh-tokoh desa tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda. Tingkat ekonomi mereka tidak sebaik masyarakat yang tergabung dalam elit dari perangkat desa. Mereka berpengaruh dikarenakan kharisma dan sejarah keluarga mereka. Persamaan dengan masyarakat yang tergolong elit dari perangkat desa adalah, tokoh-tokoh ini merupakan saudara anatara satu dengan yang lainnya. Mereka merupakan satu keluarga besar yang dulunya keluarga mereka pernah memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap masyarakat setempat.
                Kedua kelompok elit ini dalam melakukan perannya tidak saling melengkapi satu dengan lainnya, dalam melaksanakan perannya kedua kelompok ini tidak saling bersinergi melainkan saling menunjukkan eksistensi mereka sendiri. Melihat realitas ini masyarakatpun memberi julukan terhadap kedua kelompok elit ini yang mana elit dari perangkat desa di analogikan dan disebut sebagai keluarga istana. Rumah-rumah keluarga istana terlihat lebih mencolok daripada rumah warga yang lain. Dengan  TV layar datar 21 inch, serta perangkat rumah tangga yang terkesan mewah mengagetkan kami sebagai mahasiswa KKP yang notabene telah melihat rumah-rumah warga sebelumnya yang jauh lebih sederhana. Hal tersebut dikarenakan mereka merupakan keluarga yang memiliki pengaruh dikarenakan jabatan mereka dalam kepemerintahan desa, sedangkan elit dari tokoh desa dianalogikan dan disebut sebagai keluarga cendana. Hal ini merujuk kepada keluarga cendana yang dinggap masih mempunyai pengaruh besar terhadap publik diakibatkan sejarah keluarga yang mereka miliki walaupun mereka tidak lagi mempunyai jabatan struktural di kepemerintahan. Keluarga cendana merupakan keluarga yang dianggap masyarakat sebagai ‘sesepuh’ desa, karena seluruh anggotanya yang merupakan warga asli desa tersebut serta pengaruhnya yang besar terhadap kemajuandesa selama ini.
                Ketidak sinergisan yang ditunjukkan oleh dua keluarga ini terlihat dari apabila terdapat program yang sedang dijalankan oleh keluarga cendana maka keluarga istana tidak berpartisipasi didalamnya padahal mereka merupakan perangkat desa yang seharusnya ikut membantu program-program yang ada di lingkungan mereka dan jika terdapat program yang sedang dijalankan oleh keluarga istana, keluarga cendana pun tidak merespon baik, hal ini seperti adanya partai oposisi dalam kepemerintahan.
                Dalam membangun desa diperlukan adanya kesamaan serta penyatuan kepentingan antar elit yang nantinya melahirkan kerjasama antar elit desa dalam membangun desa tersebut. Pembangunan yang dilakukan secara parsial dan tidak holistik justru akan menghambat pertumbuhan desa tersebut, karena pembangunan yang dilakukan tidak menyeluruh dan belum tentu dibutuhkan masyarakat, karena kepentingan in-grup cenderung lebih mendominasi dibandingkan publik.
Pada hakikatnya manusia diciptakan dalam segala perbedaan. Berbeda warna kulit, kebangsaan, terlebih lagi sifat, karakter, pola pikir, serta visi dan misi atau tujuan hidup masing-masing individu. Hal ini akan sangat berpengaruh dengan bagaiamana ia akan bertindak dan mempengaruhi kelompoknya, namun ketika perbedaan visi antar individu dalam masyarakat tersebut tidak terkelola dengan baik, maka akan timbul sebuah benturan yang dapat berakibat pada rusaknya rasa kebersamaan dan persatuan yang selama ini terjaga. Kasus yang terjadi di desa cilember dimana elit-elit desa kurang bekerjasama memberikan dampak tidak lancarnya kelembagaan yang berjalan disana. program yang berjalan disana selalu sering terdapat indikasi intrik-intrik tertentu walaupun belum ada bukti yang cukup jelas. Hal ini dikarenakan masyarakatpun terbagi menjadi dua kubu, sehingga rasa saling percaya diantara mereka pun berkurang.
Jika hal ini tidak segera diperbaiki, maka masyarakatlah yang akan terkena imbas negatifnya, bukan hanya pembangunan yang tidak berjalan tetapi juga terdegradasinya mental masyarakat untuk maju dikarenakan krisis kepercayaan. Kemajuan dan kesejahteraan desa dipegang tidak hanya oleh satu individu atau satu keluarga namun kemajuan desa dapat diperoleh dengan peran berbagai pihak yang saling membantu bersama dengan semangat kebersamaan untuk menjadikan desa lebih baik dan sejahtera.